Dikisahkan terdapat seorang raja atau sulthon bernama Mahmud Al Ghaznawi. Sepanjang hidupnya, raja tersebut menyibukkan diri dengan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Bukan hanya satu dua kali, ia bersholawat hingga 300.000 kali. Saking khusyuknya raja tersebut bersholawat, sampai-sampai dirinya lupa menjalankan tugas sebagai raja.
Padahal, di luar sana rakyat sudah menunggunya. Suatu ketika, sang raja bermimpi bertemu Nabi Muhammad SAW.
Sang rasul bertanya kepada raja tersebut, "Mengapa kamu berlama-lama di dalam kamar wahai sang Raja? Sedangkan rakyatmu telah menunggu kehadiranmu guna mengadukan segala persoalan,"
Raja itu lantas menjawab, "Saya duduk berlama-lama tak lain untuk membaca sholawat sebanyak 300.000 kali kepadamu wahai Rasulullah SAW. Saya telah berjanji belum ingin keluar dari kamar, sebelum bacaan selesai,"
Rasulullah SAW lalu berkata, "Kalau begitu kasihan orang-orang yang akan menemuimu dan mempunyai keperluan kepadamu. Orang-orang lemah itu sangat memerlukan perhatianmu,"
Di akhir percakapan mimpi itu, Nabi Muhammad SAW mengajarkan sebuah sholawat yang jika dibaca satu kali maka nilainya sama seperti membaca hingga 100.000 kali. Jadi, jika sholawat tersebut dibaca tiga kali, pahalanya sama dengan 300.000 kali.
Akhirnya sang raja mengikuti anjuran dari sang nabi untuk membaca sholawat tersebut. Raja tersebut juga melayani rakyatnya dan tidak lagi berlama-lama di dalam kamar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar